
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ibnu Hajar,S.Ag, Pelayanan Disdukcapil Tahun Ini Harus Lebih Dekat Ke Masyarakat
ikarang Pusat – SP.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ibnu Hajar,S.Ag mengatakan bahwa Program yang dijalankan oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi harus semakin dekat ke tengah tengah masyarakat. Apalagi daerah penunjang seperti pinggiran Kabupaten Bekasi harus dilakukan terobosan agar semakin mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kependudukan dengan baik. Hal dikatakan kepada SP Sabtu, (15/03/25) menanggapi Masih sulitnya daerah di pinggir Bekasi atau daerah yang jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Misalnya belakangan ini kita mendengar adanya Botram di sekolah sekolah, itu juga bisa jadi Suatu terobosan bagus untuk mempermudah masyarakat seperti jemput bola data data pelajar yang mau mengurus atau memperbaiki dokumen kependudukan mereka.
Masih menurut Ibnu hajar bahwa ketika dirinya jadi Kepala Desa di kecamatan Tarumajaya maka saya melihat akses masyarakat ke Pemda itu sangat jauh sekali. Bersama juga dengan daerah lainnya Cabang Bungin, Babelan dan Muara Gembong jauh sekali masyarakat hanya untuk mengurus dan memperbaiki dokumen kependudukan mereka. Memang ada saluran link yang disediakan Pemkab Bekasi melalui Disdukcapil.

Namun sebagian masyarakat kita masih banyak yang gaptek akan teknologi saat ini. Jadi saran kami Mari Disdukcapil sebagai garda terdepan perbanyak tempat tempat yang bisa diakses masyarakat untuk mengurus dokumen Kependudukan mereka yang pada akhirnya masyarakat terlayani dengan baik pula.
Sementara itu Kadinas Disdukcapil Kabupaten Bekasi Carwinda beberapa waktu lalu ketika Sidak Bupati Bekasi memastikan tahun 2025 ini melanjutkan Program Berkolaborasi Terus Melayani (Botram). Program ini sudah lama kami gagas untuk hadir ditengah masyarakat. Botram akan terus hadir, baik di tingkat kecamatan, desa dan di sekolah-sekolah.
Kadinas Disdukcapil Kabupaten Bekasi, mengatakan, program Botram mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, baik secara administratif, informatif maupun konsultatif melalui stand-stand dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Instansi dan BUMN maupun BUMD.
Kadisdukcapil Kabupaten Bekasi menyampaikan, sepanjang tahun 2024 program Botram berlangsung di berbagai lokasi dan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu pihaknya juga akan melakukan evaluasi agar penyelenggaraan Botram pada tahun 2025 bisa berjalan lebih baik.
Dirinya mengapresiasi, para perangkat daerah dan instansi yang terus berpartisipasi membuka berbagai stand-stand pelayanan, baik yang bersifat administratif, informatif dan konsultatif dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Dia menjelaskan, layanan bersifat administratif, seperti dari Disdukcapil mengeluarkan administrasi atau dokumen. Kemudian layanan informatif dari dinas-dinas untuk menyampaikan informasi seperti dari Bappeda terkait apa saja yang sudah dilakukan Pemkab Bekasi dan kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh perangkat daerah.
“Botram desa tersedia 9 pelayanan dari OPD dan instansi terkait, Disdukcapil selalu hadir kemudian Bapenda untuk pembayaran pajak, Samsat melayani pembayaran pajak motor dan Disnaker melayani informasi pasar kerja, selain itu juga sudah dilaunching Pak Pj. Bupati Bekasi Botram sekolah yang sekarang sudah berjalan,” terangnya.
Sementara itu Rencana kerja Disdukcapil Kabupaten Bekasi tahun 2025 ini adalah melanjutkan program Berkolaborasi Terus Melayani (BOTRAM). Program ini akan menjangkau masyarakat di tingkat kecamatan, desa, dan sekolah.
Tujuan program BOTRAM
Meningkatkan pelayanan adminduk yang merata hingga pelosok desa
Menjangkau masyarakat lansia, penyandang disabilitas, dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)
Memberikan edukasi kepada siswa untuk mencegah kenakalan remaja
Mendukung kebutuhan siswa, seperti pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan pemeriksaan golongan darah
Pelayanan yang diberikan
Pencetakan KTP-el
Permohonan Kartu Keluarga
Pencetakan KIA
Permohonan Akta Kelahiran
Permohonan Akta Kematian
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital. ADV/ PRESTON.P
