HUT ke-393 Kabupaten Karawang, Bupati Aep Syaepulloh Bertekad Tuntaskan Pembangunan Insfrastruktur.

HUT ke-393 Kabupaten Karawang, Bupati Aep Syaepulloh Bertekad Tuntaskan Pembangunan Insfrastruktur.

SP – KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat sekaligus menuntaskan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang.

Hal itu disampaikan Aep saat memberikan sambutan di hadapan masyarakat dalam acara Kirab Budaya rangkaian Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 di Karawang, Jumat (18/9/2026) malam.

Aep mengatakan, peringatan Hari Jadi Karawang tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi waktu untuk melakukan refleksi terhadap kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan di Karawang akan terus dilakukan secara bertahap setiap tahun dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

“Maka dari ini setahap demi setahap tentunya dalam setiap tahun ini menjadikan refleksi saya, bagaimana saya hadir ke tengah masyarakat yang mudah-mudahan bisa memberikan bukti nyata,” ujar Aep.

Dalam kesempatan tersebut, Aep secara tegas menyampaikan tekadnya bersama Wakil Bupati Karawang H. Maslani untuk menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Saya bertekad dengan Pak Wakil Bupati, bahwa seluruh infrastruktur yang menjadi kewajiban saya sebagai Bupati, kami ingin segera selesaikan dengan secepat-cepatnya,” tegasnya.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian Aep adalah Jalan Tuparev Karawang.

Aep mengatakan, kawasan tersebut akan dibenahi pada tahun ini. Penataan tidak hanya menyasar kondisi jalan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat wajah kawasan perkotaan sekaligus memberikan ciri khas bagi Karawang.

“Di tahun sekarang kita akan perbaiki yang namanya Tuparev. Jadi ciri khas Tuparev itu kota. Saya ingin kalau ke mana-mana itu kota harus ada ciri khasnya,” kata Aep.

Dalam rencana tersebut, pemerintah daerah juga akan menghadirkan gapura sebagai salah satu penanda kawasan Tuparev.

Menariknya, Aep menyebut pembangunan gapura tersebut tidak akan menggunakan APBD, melainkan melalui dukungan corporate social responsibility (CSR).

“Insya Allah di Engsiu tong juga ada gapura dan itu tidak menggunakan APBD, tapi dari CSR,” ujarnya.

Selain itu, penataan pedestrian juga akan dilakukan dari kawasan Johar hingga Tuparev.

“Nanti pun sama perapihan pedestrian dimulai dari Johar sampai Tuparev, insya Allah akan secepatnya kita kerjakan,” tutur Aep.

Aep juga menyinggung keberadaan paving block di Jalan Tuparev yang menurutnya perlu dirawat secara berkelanjutan setelah dilakukan pembenahan.

“Termasuk paving block Jalan Tuparev, kita akan rawat sebaik-baiknya,” tegasnya.

Namun, Aep menekankan pembangunan Karawang tidak boleh hanya berpusat di kawasan perkotaan.

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Karawang memiliki 30 kecamatan yang seluruhnya menjadi bagian dari sasaran pembangunan pemerintah daerah.

“Karawang tidak dimiliki oleh Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang Barat, Karawang Timur saja. Karawang dimiliki oleh 30 kecamatan,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan di berbagai wilayah, mulai dari kawasan utara, selatan hingga pesisir Karawang.

Selain infrastruktur, Aep menyebut pembangunan ruang terbuka hijau serta sarana dan prasarana pendidikan juga menjadi bagian dari perhatian Pemkab Karawang.

Di sektor pendidikan, salah satu program yang telah diberikan pemerintah daerah yakni penyediaan buku modul pembelajaran secara gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara di bidang kesehatan, Pemkab Karawang sejak 2025 menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) untuk menjamin akses layanan kesehatan masyarakat.

Aep menyebut anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai hampir Rp290 miliar.

“Seluruh masyarakat Kabupaten Karawang kita jamin kesehatannya dengan anggaran hampir Rp290 miliar,” katanya.

Menurut Aep, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Karawang harus menjadi momentum untuk melihat kembali apa yang telah dikerjakan sekaligus mengevaluasi kebutuhan yang masih harus diselesaikan.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tahun 2026 sendiri mengusung tema “Karawang Motekar”, yang merupakan akronim dari Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.

Melalui momentum tersebut, Aep kembali menegaskan bahwa pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap dengan sasaran yang mencakup seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

Ia berharap pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tidak berhenti pada program dan perencanaan, tetapi menghasilkan perubahan serta bukti nyata yang dapat dirasakan masyarakat. (Budi/WS)

CATEGORIES
Share This